Lebaran Berkah


Lebaran Berkah
Oleh: Sriyanto 

Lebaran tahun ini penuh berkah. Setelah sholat idul Fitri, langsung ke rumah Bapak Ibu mertua. Semua saudara dari Istri kumpul bersama. Tak hanya itu, keponakan dari saudara Ibu datang bersama-sama. Dalam bahas Jawa tumplek blek. Begitu bahagia dan gembira bertemu mereka semuanya saling memaafkan.

Setelah itu, lanjut silaturahim ke rumah saudaranya dari ibu mertua yang ada di Surabaya. Tepatnya Jetis kulon gang X Surabaya. Dulu tempat ini jadi camp setiap hari Raya, namun sejak Mbah Yut meninggal sekarang bergeser ke rumah Ibu Mertua. Ibu dan Bapak Mertua sekarang menjadi sesepuh. Menjadi jujukan pertama hari lebaran.

Hari pertama keliling Surabaya-Sidoarjo, menuntaskan silaturahim keluarga besar istri. Baru hari kedua, meluncur ke Lamongan ke keluarga besar saya. Tujuan pertama tentu sungkem sama Bapak, lalu ke Pak de dan Bu deh dari  saudara Ibu dan bapak.

Selanjutnya ke saudara-saudara. Beruntung semuanya hanya satu kampung. Jadi cukup satu hari selesai untuk Unjung-unjung. Yang terpenting dari silaturahim ini memberikan pengertian pada anak-anak saya, tentang silsilah keturunan dari keluarga Bapak atau Ibu. Harapannya ketika ketemu keponakan bis saling sapa diantaranya.

Selain merajut silaturahim ke sanak keluarga, tak kala pentingnya mengenalkan keluarga yang sudah meninggal. Semua putra saya ajak ke makam. Saya tunjukan makam Ibu, Nenek, Kakek dan keluarga lainnya. Sehingga bisa mendoakan secara langsung ke di makam. 

Inilah momen Lebaran yang penuh berkah, selain silaturahim pada yang hidup tapi yang wafatpun juga dikunjungi. Semoga ini bagian Sunnah Nabi sebagaimana sabdanya: ,"Siapa saja yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata yang baik atau diam,” (HR Bukhari). Waallaulam bishowab.

Kedungturi, 14 April 2024

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Keluar Zona Nyaman

Revolusi Mental

Sade